WELCOME, GUEST   |   LOGIN   |   REGISTER !
SEARCH

Ekonomi
Eksklusif
Human Interest
Olahraga
Pendidikan
Perspektif
Politik
Seni & Budaya
Tentang Kami
     
 

Dari Konser Keseimbangan: Seimbang Antara Ragawi dan Rohani

Oleh: Teguh Siswoharsono & Andri Oktavia

Konser Bulanan 2009 Iwan Fals & Band di PanggungKita, Leuwinanggung, 26 Desember 2009 yang mengambil tema ‘Keseimbangan’, berlangsung meriah. Menariknya, konser yang sebagian pelaksanaannya ini disiram hujan seperti tak kehilangan nafasnya, kehangatan, penghormatan kepada sosok Ibu, serta cinta nuansa yang kental terasa sepanjang pergelarannya.

Tiga Rambu merancang konser bulanan terakhir di tahun 2009 ini berbeda dari biasanya. Ditambahkan panggung yang maju ke depan dan lebih menjorok ke bawah, hingga Iwan Fals, bandnya, dan bintang tamu dapat lebih dekat dengan penonton. Selain itu juga dipamerkan kaleidoskop Konser Bulanan 2009 dari Januari hingga November, berupa foto, poster, tiket, dan ID Card setiap bulannya.

Seperti bulan-bulan berikutnya, selain dipamerkannya foto-foto Aksi Sosial di bulan Desember (untuk Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia –AIMI) dan pemenang KaryaKita periode Desember, di konser spesial ini juga dipamerkan pemenang KaryaKita 1, 2, dan 3 periode tiap bulan di tahun 2009.

Beberapa bintang tamu yang hadir, jelas memberi aksen tersendiri bagi seribu lebih fans Iwan Fals yang tak beringsut dari areal konser, meski hujan semakin deras menyiram. Awalnya situasi sore hanya mendung, di pertengahan konser, tepatnya ketika Be3 naik panggung, rintik hujan mulai menyiram.

Iwan Fals & Band mengisi penampilannya dengan lagu Besar dan Kecil, Pulang Kerja, Adzan Subuh Masih di Telinga, Berapa, Semoga Saja Kau Benar, Tak Pernah Terbayangkan, Ibu, Orang Gila, Mimpi Yang Terbeli, Bunga Matahari, Pulanglah, Oh...Ya! dan Mata Dewa, lagu-lagu yang keseluruhannya mampu mengangkat antusias dan cukup dirindukan oleh fans Iwan Fals.


Konser ini, memiliki makna spiritul yang kuat. Begitu masuk ke kawasan panggung harum pandan menyengat memenuhi rongga dada. Iwan fals, terlihat lebih semangat. Mungkin karena rasa damai selama di tanah suci Mekah.

Tiap bait lagu seperti memiliki arti yang mendalam. Ada kerinduan yang coba disampaikan lewat teriakan. Mungkin lantaran selama satu bulan lebih Iwan Fals meninggalkan tanah air untuk menunaikan ibadah haji.

Itu juga yang dirasakan para fans Iwan. Seperti pancuran air yang menyegarkan. Mereka menadah dengan dua tangan untuk diteguk. Kebetulan juga air hujan yang tak terlalu lebat.

Bicara soal keseimbangan, Iwan selalu berpesan dalam banyak kesempatan perlunya keseimbangan. Hanya dengan keseimbangan, kelestarian lingkungan bisa dijaga. ”Kalau tidak ada keseimbangan gimana? Kita tebang terus hutan, tapi kalau tidak ditanam lama-lama juga habis. Makanya perlu menanam biar seimbang,” tutur Iwan.

Sebelumnya Iwan juga menyampaikan bahwa bumi itu seperti tubuh kita. Jika rambut, darah dan tulangnya diambil lama-lama ibarat manusia bumi bisa mati. Terutama jika segala isi didalamnya dieksplorasi tanpa ada upaya untuk pemulihan lama-lama bisa timpang.

Sementara itu, baik Ipang, yang juga bintang tamu, maupun Be3 mengaku sama-sama terkesan dengan kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk tampil di konser penghujung tahun 2009 ini.

Khusus bagi personil Be3, mereka menyampaikan rasa senangnya. “Kita senang bisa tampil di sini, apalagi lagu baru kami, Cinta Sampai Mati, dapat dinyanyikan beberapa bagiannya oleh Iwan Fals. Terima kasih Bang Iwan,” urai Nola, salah seorang personil Be3 sembari menyatakan tak tahu mesti memanggil, ayah atau kakek kepada Iwan Fals, yang diiringi derai tawa penonton.

Disamping itu, bagi Be3 kehadiran mereka di PanggungKita seperti sebuah mimpi yang menjadi nyata. “Ini seperti mimpi, kita bisa tampil sepanggung bersama seorang Living Legend,” urainya diiringi riuh penonton.

Sementara, Ipang sendiri mengaku memiliki perasaan senada dengan Be3, baginya tampil di atas panggung Leuwinanggung bersama Iwan Fals adalah suatu kehormatan. ”Iwan Fals, adalah salah satu panutan saya dulu memulai karier. Hanya Bang Iwan yang bisa menyanyikan lagu cinta tanpa harus kelihatan cengeng. Terimakasih, Bang Iwan,” urainya seraya berharap tahun depan bisa kembali ke Leuwinanggung.

Kegembiraan Ipang bertambah, manakala penonton yang notabene para fans Iwan Fals ikut koor pada penampilannya, terutama di lagunya yang berjudul Ada Yang Hilang.

Karena itu tak berlebihan, jika lantas dia menyatakan kegembiraannya di kesempatan tersebut, karena ada diantara orang-orang yang memiliki selera musik yang amazing baginya.

Salah seorang penonton yang hadir dan tampak membawa serta anak dan istrinya, mengaku senang dengan suguhan konser sore itu. Bagi lelaki yang mengaku bernama Eko (39) asal Semarang yang juga seorang PNS.

Baginya, kendati sore itu hadir beberapa bintang tamu, namun Iwan Fals tetap menguasai panggung, dan yang paling dinanti oleh para penonton yang sudah kangen ingin bertemu dengannya.


Pada akhir konser, di panggung diturunkan spanduk besar dengan foto seluruh personil Band yang mengiringi Iwan Fals sepanjang Konser Bulanan 2009, yaitu Heirrie Buchaeri, Edi Daromi, Totok Tewel, Deni Kurniawan, termasuk para eks- Cok Rampal dan Sonata; yang bertuliskan Terima Kasih, sebagai salah satu apresiasi Tiga Rambu atas dukungan yang telah diberikan oleh sponsor dan media partner, yaitu TVS, Falcon Interactive, Telkomsel, Trax Magazine, Rolling Stone Indonesia, dan Mustang FM 88.0.

Konser ini seperti kesimpulan dari konser-konser sebelumnya. Itu sebabnya di tengah konser, Iwan berkenan memanggil beberapa tokoh yang terlibat di balik Konser Bulanan 2009. Mereka adalah, Kresnowati, Titin, Rosana (Mbak Yos), Cikal dan Silla.

Tentu saja masih banyak pihak yang ikut terlibat. Para kru dari band Iwan Fals, dan sebanyak 120-an kru hari konser dari sekitar kediaman Iwan Fals. Pada kesempatan itu, Kresnowati memberi bocoran soal rencana meluncurkan album baru Iwan Fals. ”Insya Allah, jika tidak ada halangan pertengahan Januari 2010 Iwan Fals akan meluncurkan album baru berjudul ‘Keseimbangan’,” ungkap Kresno yang disambut meriah para pengunjung konser.

Berita Lain

1   ROADSHOW 6 KOTA - CIREBON
2   ROADSHOW 6 KOTA - LAMONGAN
3   ROADSHOW 6 KOTA - BLITAR
4   ROADSHOW 6 KOTA - SOLO
5   ROADSHOW 6 KOTA - CILACAP, TASIKMALAYA, BANDUNG
6   Perjalanan Konser Gelar Seni dan Budaya Nias Bangkit
7   Cowboys In Paradise, Realita Atau Nasionalisme?
8   Iwan Fals & Band “Hentak” Launching Buku Arifin Panigoro