WELCOME, GUEST   |   LOGIN   |   REGISTER !
SEARCH

Ekonomi
Eksklusif
Human Interest
Olahraga
Pendidikan
Perspektif
Politik
Seni & Budaya
Tentang Kami
     
 

Gudang Peluru Brimob Kelapa Dua Meledak

Oleh : Djoko Prayogi

Malam yang tadinya tenang karena habis terguyur hujan, tiba-tiba berubah mencekam. Suara dentuman keras berkali-kali terdengar. Bahkan, suara tersebut terdengar hingga jarak kurang lebih satu kilometer. Kepulan api membumbung hingga 10 meter diiringi asap tebal. Kejadian ini tentunya membuat warga yang tinggal di sekitar Asrama Brimob Kelapa Dua, Depok, panik. Mereka lantas berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Menurut keterangan yang diperoleh, ledakan tersebut terjadi akibat meledaknya Gudang Peluru Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pada hari Rabu (17/6). Kejadian ini terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Awalnya suara-suara dentuman tersebut tidak begitu dihiraukan oleh warga sekitar. Pasalnya, mereka sudah terbiasa mendengar suara dentuman. “Saya pikir itu hanya suara orang Brimob lagi latihan perang,” ujar Cici, warga Kalisari.

Cici yang ditemui iwanfals.co.id pada saat kejadian berlangsung, menyatakan kalau pada saat kejadian, kebetulan memang dirinya belum tidur. Menurut keterangan yang diperoleh Cici, saat itu suara dentuman semakin lama semakin besar, dan rumahnya sampai bergetar. “Lalu saya keluar dan melihat ada api serta asap tebal dari asrama Brimob. Saya kaget dan langsung membangunkan keluarga saya untuk keluar rumah,” tambah ibu dua orang anak ini.

Selain Cici, Misdi yaitu Ketua RT Taman Puspa yang lokasinya bersampingan dengan Asrama Brimob juga kaget mendengar ada suara ledakan yang dahsyat dan tidak berhenti-berhenti. Namun justru Misdi mengetahuinya karena ada laporan dari warganya yang tinggal di blok terdepan perumahan tersebut.

“Awalnya saya sempat tidak percaya. Lalu saya melihat ke depan komplek, alangkah kagetnya saya. Akhirnya saya memutuskan kepada warga saya yang tinggal di blok terdepan untuk sementara tinggal di Musholla yang letaknya di belakang komplek,” ungkapnya.

Menurut keterengan yang diperoleh pihak Brimob, memang ruang simulasi jihandak yang meledak. Namun menurut Misdi, ledakan tersebut diakibatkan oleh terbakarnya gudang peluru yang terletak di Asrama Brimob. ”Ada beberapa warga saya yang bilang masih ada ledakan yang lebih dahsyat lagi nanti. Karena, masih banyak bahan peledak yang belum meledak. Namun Alhamdulillah, sampai dengan berakhirnya kejadian tidak ada ledakan yang lebih dahsyat lagi,” ujarnya.

Menurut pantauan yang iwanfals.co.id, lakukan dari mulai ledakan terjadi, hingga kurang lebih saat berlangsungnya kebakaran tersebut, tidak satupun mobil pemadam kebakaran yang datang untuk berusaha memadamkan kebakaran tersebut. Meskipun sudah ada 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Menurut keterangan yang diperoleh, memang tidak boleh ada yang mendekat ke area yang terbakar, karena waspada terkena serpihan peluru dan granat yang melayang entah kemana jatuhnya. Bahkan, warga yang tinggal di Asrama Brimob lebih memilih untuk menjauh ke arah Cimanggis atau Kalisari.

Suara ledakan akibat terbakarnya Gudang Peluru Mako Brimob Kelapa Dua, Depok ini, baru berakhir pukul 05.00 WIB. Meskipun sudah tidak lagi terlihat api dan asap yang membumbung, namun masih juga terdengar suara letupan kecil sesekali dan bau mesiu masih tercium.

Berita Lain

1   Bercermin dari kasus Usep: ”Tanpa Bantuan Hukum Bagi Orang Miskin Penyidikan Tidak Sah dan Dakwaan T
2   Menyelamatkan Korps, Karena ‘Markus’ Susno Digencet
3   Demo Skandal Century Ricuh Mahasiswa Jakarta dan Makassar Bergolak
4   Peringatan 9/12 Di Jakarta Aman...
5   Hj. Percha Leanpuri, Melayani Masyarakat diusia Belia
6   Menjalani Hukuman Tanpa Sidang Vonis Amir Machmud Ajukan PK
7   Perlu Kalangan Eksternal Mengawasi Kerja Kepolisian
8   Amnesty International: ”Masih Banyak Pelanggaran HAM dilakukan Polisi”