WELCOME, GUEST   |   LOGIN   |   REGISTER !
SEARCH

Ekonomi
Eksklusif
Human Interest
Olahraga
Pendidikan
Perspektif
Politik
Seni & Budaya
Tentang Kami
     
 

TVS Motor Community (TMC) Pekalongan Untuk Ikon Aksi Sosial

Oleh: Andri Oktavia

Hadirnya komunitas pengendara sepeda motor belakangan ini, bak jamur yang tumbuh di musim hujan, demikian halnya dengan kehadiran TVS Motor Community (TMC) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, yang ditujukan tidak sekedar kumpul-kumpul, melainkan agar dikenal sebagai klub sepeda motor yang kental kegiatan sosial termasuk pelestarian lingkungan.

iwanfals.co.id berkesempatan menemui Zulkarnaen, pimpinan TMC di kesempatan aksi sosial penghijauan Pantai Pasir Kencana, Pekalongan beberapa waktu yang lalu.

“Apa kabar mas?” ujar Zulkarnaen yang berperawakan tegap dengan rambut plontos ini, menyambut iwanfals.co.id.

Dijelaskannya singkat sejarah didirikan klub motor ini, yang dinyatakannya mulai pada bulan Maret 2008. Sementara, TMC untuk wilayah Jawa Tengah, serentak didirikan pada 25 Februari 2008.

Di Pekalongan sendiri, kelompok ini sudah menyedot perhatian kalangan biker TVS, yang hingga kini sudah beranggotakan 42 orang.

Program yang dicanangkan TVS, sebagian besar ditujukan sebagai penunjang kegiatan-kegiatan sosial, seperti program-program penghijauan, menyantuni yatim piatu dan kalangan jompo.

Terbersit juga keinginan para anggota kelompok untuk mulai aktif ikut di kegiatan-kegiatan sosial pada kejadian bencana alam, selain kegiatan yang biasa dilakoni.

Di luar kegiatan yang sifatnya eksternal, kelompok pengendara ini juga biasa melakukan pembinaan di dalam klubnya. Program untuk internal klub ditujukan agar para anggotanya selalu dewasa dalam berkendara. Dan agar tertib berlalu lintas dalam berkendara.

“Bukan hanya sekedar hura-hura. Di sini justru untuk menegakkan kesadaran berlalu lintas yang baik. Pemberian pengarahan dan penyuluhan dilakukan untuk mencapai tujuan internal berorganisasi,” tambah Brother Zul ini.

Setiap tiga bulannya biasanya klub menggelar touring dalam kota. Saat touring inilah pengarahan-pengarahan diberikan, termasuk diantaranya melibatkan pihak eksternal klub.

Dukungan dari TVS yang diterima oleh kelompok ini, dirasanya sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh klub, terutama jika kegiatan tersebut bersentuhan dengan aksi sosial. “Kita membentuk klub ini pada dasarnya memang untuk menggelar bakti sosial. Kita berterimakasih kepada TVS yang selama ini sudah mendukung kita,” tambahnya.

Seharusnya dari ribuan pengendara motor TVS di Jawa Tengah, termasuk ratusan diantaranya di Kota Pekalongan, klub ini bisa cepat besar, terlebih di Jawa Tengah TVS paling banyak diminati di Kota Pekalongan, Zul tak menepis hal itu.

Untuk itu, dari segi jumlah dia memang tidak menargetkannya. Dia hanya menyatakan lebih baik pada kualitas kegiatan yang dilakukan oleh sebuah klub, ketimbang berpikir lebih ke arah jumlah anggota, “Tergantung pada kesadaran pengguna TVS mau atau tidak bergabung disini,” tambahnya.

Ada lagi tujuan lain para biker bergabung di klub motor ini. Pembentukan TMC, juga ditujukan untuk bersilaturahmi sesama pengendara TVS. Sehingga diharapkan akan timbul rasa solidaritas, serta tanggap antara para member, disamping antara para member terhadap masyarakat. “Tentunya solidaritas yang positif,” pungkas Zul.

Berita Lain

1   Sasando, Agar Bisa Hidupi Musisi Timor
2   Nasib Para Jago Terbang Yang Terus Meroket
3   Batik Indonesia dari Seni, Tradisi, Hingga Penghidupan
4   Iwan Fals Di-Kick Andy
5   Wajah KRL Jabotabek Tak Beranjak
6   Tarung Bebas Kediri, Hasrat Bertarung Yang Tak Lekang Oleh waktu
7   Idealisme OCC, Bukti Eksistensi Yang Mesti Dipertahankan
8   Perlu Kesiapan Mental, Fisik dan Skill Agar Relawan Kerja Maksimal